PERHATIAN:
Artikel ini bisa jadi memiliki kecenderungan menjelek-jelekkan suku bangsa lain. Jadi kalau ada dari kalian yang membaca artikel ini berasal dari salah satu suku bangsa itu, janganlah langsung menggalang massa atau pergi ke dukun untuk mengguna2iku. Aku tak bermaksud menghina. Cuma bercanda.Jika merasa tersinggung setelah membaca artikel ini, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah membanting layar monitor komputer atau laptop anda (pastikan itu milik anda sendiri).
Aksen atao logat itu bisa jadi masalah ternyata. Aku teringat pada bulan awal aku berinteraksi dengan kawan-kawanku di Korea. cukup sulit berkomunikasi dengan beberapa teman. Ya benar, mereka memang berbahasa Inggris, tapi bahasa inggris pun punya produk derivatif. Kami di sini berbahasa inggris dengan berbagai aksen. Inilah beberapa produk turunan dari bahasa Inggris itu.
Temanku dengan aksen british
Kalau ia ngomong, bak kaum bangsawan. Nadanya mendayu-dayu. Ekpresi wajahnya sangat tertata, begitu juga gerak gerik tangannya udah menjadi kesatuan dengan mimik mukanya.
Yang lucu kalau ia ngomong: “factor..” ia melafalkannya seperti orang indonesia ngomong “faktor” tapi bedanya entah kenapa temanku ini selalu berhenti sejenak di bagian “fak” sebelum dilanjut dengan “tor”. Ujung-ujungnya, kita menangkap ia lagi ngomong “fu*k” tapi ditambahin “tor”.. Haha..
kalo mau nanya di kelas selalu ngomong: Excuse me, professsssaaaa….
(nada dan aksen ngomongnya mirip kayak: My name is harry potttaaaaa)
Kalau ada sebuah kontes” berbicara terlama”, kawanku ini bisa jadi juara utama atau setidaknya runner up sudah di tangannya. Bagaimana tidak, kawanku ini sangat ahli menjelaskan hal sederhana menjadi kompleks, apalagi ditambah dengan nada mendayu-dayunya itu. Oh, formula yang sempurna untuk membuatmu terlihat pintar.
Temanku berlogat China
kalo ia bicara, nadanya sengau. dan lucu sekali kawanku satu ini kalo memanggil namaku. ia tak bisa bilang r.
Kawanku dari China: “Hey Liido”
Aku : not lidoo.. but Ridooo”
Kawanku dari China: “llllidoo”
Aku : “hahahha.. rrrrrriiiido… rrrrrr”
Kawanku dari China: “llllll”
Aku : “try this… bread”
Kawanku dari China: “bread”
Aku : “see, u can do it… barrack obama”
Kawanku dari China: “barrack obama”
Aku : “reading”
Kawanku dari China: “reading”
Aku : “now just like saying “reading” but change the ‘ding’ part with ‘do’… ‘ri do’”
Kawanku dari China: llliiii dooo”
Aku : Hahahhaa.. (aku tertawa mati-matian)
Ini mirip sekali seperti adegan2 lawak di tipi yang sering aku liat, bedanya ini kejadian beneran. Kawanku yang satu ini umurnya hampir beda 10 tahun dgnku dan kepintarannya di luar akal sehat. Analisisnya kuat, kritis, dan sudah punya gelar PhD pula. Tapi tak kusangka, pada saat tertentu ngomong “r” saja ia tak bisa. Hehe..
Ada yg berlogat Perancis
Awal-awal aku ngobrol dengan temanku yang ini, ingin segera kuberi ia sesajen dan kembang tujuh rupa, sebab ia bicara mirip seperti dukun yang komat kamit membaca mantra. Susah sekali kupingku menangkapnya. Seperti menggugam-gugam. Pelafalan kata-katanya tercampur-campur dengan bahasa perancis.
contohnya: kalau ngomong “good morning” tapi nada ngomongnya kayak ngomong “bonjour…”
Ada yang berlogat Spanyol
Kawanku yang dari amerika latin umumnya berbahasa spanyol dan kalo ngomong bawaannya udah mau nari salsa aja.. ya gaklah.. Hehe.. Nada bicaranya lumayan cepat. tapi masih lebih mudah dimengerti.
Ada yang berlogat India
Kalo ngomong kepalanya goyang2 kyk patung hoka-hoka bento.. hehe.. Untungnya selama aku di sini, belum pernah kulihat dia berada di padang rumput luas saat hujan turun, mungkin kalo ia di sana ia juga akan tiba-tiba menyanyi dan menari seperti di film India. Hehe..
Ada yg berlogat Korea
Kalo ngomong, hampir semua suku kata yang berakhiran dengan konsonan ditambahin “e”.
Contohnya: mau ngomong “test”, jadi “tes te”. “Listerine” jadi “Li se te rin”. “Strike” jadi “se te ra i ke”.
Ada yg berlogat Free Style
Nah ini dia yang paling susah diidentifikasi.. tak jelas maunya apa. Para Free Styler yang adalah vertebrata dan mamalia ini, menurut pegalamanku, dapat kita bagi lagi dalam 2 ordo, yaitu:
Freestyler tipe Hemat
Logat bahasa inggris mereka sangatlah hemat.. gimana enggak, hampir semua konsonan di semua kata terakhir dihilangkan, tapi kadang2 tidak dihilangkan. Tak ada aturan. Free style, brooo.. as delicious as his/her belly button wae lah pokoke (seenak udele dewe.. hehe).
Contoh:
Kalau mau ngomong “it is your book”, jadinya ngomong “Iti yo bu”. Konsonan akhirnya hilang.
Tapi pas mau ngomong “I like girl”, jadinya ngomong “ai lai gen” (girl=gen?, like=lai?)
contoh percakapan yang pernah terjadi denganku:
FreeStyler Hemat : nfkfejlgendlcvnenkoreafkdlnf
Aku : sorry?
FreeStyler Hemat : nfkfejl geeeen.. geeeeen….
Aku : I don’t understand.. repeat it again?
FreeStyler Hemat : geeen… geeeen… korean geen..
Aku : (diam.. berusaha mencerna)
FreeStyler Hemat : geeeen.. geeeen.. ai lai korea geeeeeeeeeen.. (sambil tereak2 habis kesabaran)
Aku : ooo.. i see .. hahahaha..
Aku pun langsung ngeloyor pergi sambil tetap tertawa seolah ngerti. Cari selamat sebelum emosinya meluber keluar. Ini jauh lebih baik daripada ia mencabuti bulu hidungku satu persatu sampai habis tak bersisa hanya dengan menggunakan sumpit atau bahkan lebih parah: menusuk2kannya ke anusku (hiiii.. ). Kemudian aku baru tau kalo maksudnya dia itu “I like Korean girl”.
Freestyler tipe Boros
Kalau yang ini super boros. mirip seperti musik yang sering dimainkan para DJ.
Contoh: Rido… aahhh you you should go you know to to the library you know.. bcause we have aah many aaah many many homework you knooow.. so you know we should go so we can finish the homework you know… because they have the book you know at the library you knooow..
(Beneran ngomong gitu.. bkn melebih2kan)
Summary: you should go to library to finish your homework..
Jadi kalau engkau sedang merasakan bosan dan sepertinya waktu berjalan lambat buatmu, ingatkan aku untuk mengenalkan sahabatku si tipe boros ini kepadamu. Niscaya, Ketika engkau bercengkerama dengannya tak akan terasa hari sudah berganti. Tiba-tiba saja sudah minggu depan. (ini baru berlebihan).
Free Stye Tipe Hemat Vs. Tipe Boros
Nah suatu kali, ketika kepalaku ini sedang nyut-nyut, mood lagi buruk, cuaca lagi panas2nya.. aku berjalan dengan si tipe boros dan si tipe hemat dari kampus pulang ke dormitory. Saat itu si type boros dan si type hemat ngobrol. Sedangkan aku hanya diam saja. Lucu juga mendengar mereka. mereka ngobrol, tapi tak saling ngerti. Ujung2nya mereka saling bertanya I’m sorry? What?. hahaha.. Untunglah mereka tak bicara denganku, saat itu kepalaku lagi pusing sekali.
Namun tak lama kemudian si tipe boros menyentuh pundakku sambil ngomong: “Hey rido..”.
dalam hati aku membathin “mati aku..”
Aku : yes?
Boros : fnffdlnd yoooou akdfansklnasfnas lakjkjklajwr??
Aku : sorry?
Boros : fsjfkdsllksd lfkjsdfkjdsfj??
Aku : ……….. (kepala makin nyut2..)
Boros : I said dnklndfklsmndfklmnsdfls;dfkj;dlk??
Aku : sorry? (kepalaku mulai mengeluarkan uap panas)
Boros :kfkdjfkldjsfksdjfkljdsfkjdskljfldjfkdjfn!!
Aku : ……….. (idungku kembang kempis..)
Boros :kfkdjfkldjsfksdjfkljdsfkjdskljfldjfkdjfn!!
Aku sudah tak tahan lagi. Mataku seperti melotot.. nafasku mendengus2. AKu sperti banteng yang siap menyereduk.. lalu aku menarik nafas dalam2…aku pun teriaak..
AIIIIIII AHA DO I DOKONI HOOOOO….. *)
ia pun diam sejenak dengan ekspresi aneh… Seperti berusaha mencerna dan mencari2 arti “bahasa inggris” yg baru kumuntahkan..
Aku juga diam. Merasa lega.
Ia masih bingung. Aku tak peduli.
Boros : sorry? (sekarang ia yg bertanya)
Aku : sorry.. I just talked in my own language..
Boros : oooo… (tapi dahinya masih mengernyit)
lalu aku pun berjalan pulang dengan bahagia.
Setelah aku pikir2 lagi.. lucu juga.. ditengah orang yang pada umumnya berbahasa korea dan teman2 yang berbahasa inggris dengan dialek british, perancis, spanyol, india, dan lain2 aku malah berbahasa batak. Tak pernah terpikirku aku akan berbahasa Batak di Korea. Dasar Batak!
P.S.:
*) terjemahan bebas dari Kamus Gaul Batak-Indonesia: Ngomong apa seeh looo?