Tips Wisata ke Beijing untuk Rakyat Jelata

Untuk orang yang mau berjalan-jalan ke Beijing  tanpa melalui paket tour dari agen dan berdana pas-pasan maka aku punya tips khusus untukmu.

1. Jangan berpikir ribet.

Berpikir sederhana saja, yang paling perlu dipersiapkan hanya 3 hal:

a. Tiket Pesawat pulang-pergi

b. Tempat tinggal di sana

c. Paspor dan Visa

2. Beli tiket pesawat

Tak ada sampan dari Indonesia-Beijing. Mau tak mau naik pesawat. Kau bisa beli ke travel agency namun juga bisa beli secara online melalui www.expedia.com . Aku telah membeli tiket melalui situs ini dan tidak ada masalah. Bahkan salah satu travel agency dari China juga menganjurkanku untuk membeli melalui expedia. Di situs ini, kita bisa memantau harga tiket ke luar negeri dengan harga murah dari berbagai maskapai international. Situs ini bisa dijadikan acuan harga apabila memutuskan membeli dari agen lokal. Situs lain juga ada, www.lonelyplanet.com

3. Tempat tinggal

Janganlah mencari hotel berbintang untuk menginap. Cari saja hostel. Yang penting posisinya strategis dan bersih. Kunjungilah situs-situs yang menyediakan informasi tentang hostel-hostel beserta dengan reviewnya. Aku memakai www.hostelworld.com. Di situs ini kita bisa cari harga hostel yang paling murah di seluruh dunia beserta rating dan komentar-komentar dari orang yang pernah berkunjung ke sana. Melalui situs ini, aku memilih Beijing Forbidden City Hostel dengan alasan posisinya yang sangat strategis (dekat forbidden city) dan murah. Jika anda merasa perlu online, maka carilah hostel yang menyediakan layanan internet gratis, karena di beberapa hostel masih perlu bayar lagi untuk internet. pengalamanku di Forbidden City Hostel, meskipun itu adalah hostel, namun fasilitasnya sama seperti hotel. Kamar bersih, fasilitas kamar mandi, TV, dan sebagainya sangat memadai.  Untuk hostel ini, untuk kamar double bed satu malam biaya nya hanya sekitar $8/orang (kurang dari Rp. 80.000 per malam per orang), jadi total untuk satu kamar sekitar $16 saja. Bahkan untuk yang satu kamar kapasitas 4 orang harganya lebih gila lagi, seorangnya hanya perlu bayar kurang dari $5. Kunjungilah situs itu, dan lihat sendiri harganya. Murah meriah. Dan untuk booking kau cukup bayar 10% saja dulu, sisanya bisa dibayar nanti pas sudah di tempat.

Beijing Forbidden City Hostel: TV dan Kabel LAN buat Internet Gratis

Forbidden City Hostel: Kamar Twin Bed Deluxe, TV, LAN Kabel, dan Kamar Mandi Bersih

4. Paspor dan Visa

Paspor bisa diurus di kantor imigrasi setempat di kotamu, biayanya sekitar 300 ribuan. Jika Visa, uruslah di kedutaan Cina. Namun jika kau punya paspor biru (paspor dinas) maka untuk pergi ke China tak perlu Visa sama sekali asalkan tak lebih dari 30 hari.

5. Jangan lupa untuk Cetak alamat Hostel dengan aksara China

Jangan lupa untuk mencari “alamat hostel” dan “cara menuju lokasi” yang disediakan oleh pemilik hostel setelah kau booking di internet. Jika mereka tidak mencantumkannya di situs, kirimlah email ke email hostelmu dan tanya bagaimana cara menuju hostel itu dengan berbagai alternatif beserta harganya (Jika naik taksi, airport bus, dan express train). Dan jangan lupa minta dikirimkan alamat hostel dalam aksara Cina. Lalu cetaklah. Ini sangat dibutuhkan saat bertanya ke penduduk lokal. Mayoritas dari mereka tidak bisa membaca aksara latin.

6. Berpergian ke lokasi wisata

Nah, mengenai hal ini ada 2 solusi. Kau bisa pergi sendiri dengan transportasi lokal atau ikut tour harian. Biasanya di setiap hotel selalu ada jasa tour harian yang menyediakan mobil van khusus dan seorang tour guide berbahasa Inggris. Nyaman. Biayanya cukup murah, contohnya untuk tour 1 hari ke Tembok Cina (Badaling), Ming Tomb, Tempat Pembuatan Sutra, Pabrik Teh, pabrik Jade hanya butuh biaya 150 Yuan/orang (sudah termasuk mobil, lunch gratis, dan guide).

7. Awasi keramahan penduduk lokal

Berhati-hatilah dengan keramahan orang Beijing yang kau temui secara acak di jalan, restoran, atau tempat-tempat umum lainnya. Aku mendengar banyak cerita dari petugas hostel kalau banyak orang Beijing yang berusaha menipu turis dengan mengajak kita ngobrol. Setelah itu ia akan mengajak kita ke suatu tempat, entah itu ke restoran, tempat minum teh atau sebagainya. Di sana mereka sudah berkomplot dengan pemilik restoran dan memberikan tagihan yang terlampau mahal kepadamu. Nantinya si teman barumu itu akan kembali lagi ke restoran itu dan meminta bagiannya dari pemilik restoran. Jika mau punya teman, ajaklah bicara sesama para turis. Namun jika mau punya musuh, ludahi saja muka orang Beijing, niscaya musuhmu langsung bertambah.

8. Kejamlah dalam menawar

Di toko-toko/stand-stand pinggir jalan di Beijing, tak ada yang namanya aturan: tawarlah 1/3 dari harga yang diberikan penjual! Masalahnya, si penjual juga tau psikologi pembeli yang sudah tau tentang  trik “menawar 1/3 dari harga pertama” itu. Jadi, mereka menaikkan harga lebih tinggi lagi.  Hanya ada satu cara, kawan: kejamlah dalam menawar.

Daftar Harga Bed Cover Sutra di Beijing (Sutra, Teh, dan Jade adalah salah satu souvenir andalan dari Beijing)

Sini, aku kasih tau salah satu contoh penerapannya:

b. Tanya di toko/stand pertama, tapi jangan membeli!

Di toko pertama, untuk barang A jika dia tawarkan harganya 150 Yuan maka tawarlah 5 atau 10 Yuan saja! Si penjual akan berceloteh dan sebagainya lalu dia mulai menurunkan harga. Dia memintamu menaikkan harga. Namun jangan menaikkan harga terlalu tinggi. Katakan saja 6 Yuan atau 12 Yuan. Sampai akhirnya dia akan terus turun dan meminta kita menaikkan harga lagi. Namun tetap tunjukkan niatanmu untuk membeli. Sampai akhirnya misalnya dia menawarkan 30 Yuan dan membiarkan kita pergi tanpa membeli berarti kita tahu jika harga sebenarnya berarti sekitar 30 Yuan.

c. Pilihlah toko/stand dengan penjual yang berjenis kelamin berlawanan

Jika kau pria, pilihlah penjual yang wanita (dan sebaliknya) untuk toko pertama. Ini bukan untuk mencari jodoh, namun tak tau benar atau tidak tapi berdasarkan pengalamanku rasa-rasanya secara psikologis ini akan berpengaruh untuk membantu mencairkan ketegangan. Nah, itulah gunanya memilih penjual berjenis kelamin berlawanan. Sehingga kau bisa lebih mempengaruhi si penjual, dan jika kau pun tidak jadi membeli di tokonya kau masih bisa sambil tertawa-tawa saat meninggalkannya sambil melihat ke arah si penjual yang sedang mengeleng-geleng sambil tersenyum-senyum. Win-win solution, tak ada yang tersinggung. Mudah-mudahan saja si penjual punya anak dan kau pun dijodohkan dengannya.

d. Berpindah ke toko kedua, tanya harga barang yang sama, tawar sekadarnya, lalu beli

Di toko kedua, sudah jangan banyak tanya lagi untuk jenis barang yang sama(barang A). Langsung saja tawar 15-20 Yuan. Jatuh-jatuhnya kemungkinan besar tidak akan jauh dari yang pertama yaitu 25-30 Yuan dan kau pun bisa langsung membeli. Tak perlulah seperti ibu-ibu yang menanya-nanya ke 10 toko untuk barang yang sama. Cukup bandingkan harga di 1 toko saja, asalkan kau betul-betul memaksimalkannya di toko pertama. Efisien.

e. Jangan terlihat Angkuh

Musuh terbesar dari penjual adalah orang yang angkuh dan mencela barang dagangannya. Jangan lupa untuk selalu tersenyum. Bercanda jika bisa. Cairkan suasana . Saat proses tawar menawar, terus bilang “no money” “I m a student..” “I am from poor country” atau kalau mau lebih dramatis lagi katakan saja bahwa kau adalah anak yatim yang dibuang di bawah kolong jembatan di Indonesia lalu terbawa arus sungai sampai ke lautan dan terdampar di daratan Cina. Mungkin dia akan terharu dan memberikan barang itu gratis kepadamu atau kemungkinan terburuknya kepalamu akan bocor karena dipukul pakai botol oleh si penjual.

9. Panduan Rincian Biaya

Inilah kira-kira rincian biaya yang dikeluarkan ke Beijing untuk 5 hari 4 malam sebanyak dua orang.

a. Tiket Jakarta-Beijing (Pulang Pergi)-$500/orang x 2 orang:

$1000

b. Kamar double bed: ($ 8 x 2 orang )x 4 malam

$ 64/kamar

c. Tour Harian untuk hari 2 (Tembok Cina, Ming Tomb, Pembuatan Teh, Jade, Sutra, Lunch Gratis) 150 Yuan ($ 22)/orang:

$ 44

d. Tour harian untuk hari 3 (Forbidden City, Summer of Palace, Temple of Heaven, Pembuatan Teh, Pembuatan Sutra, Lunch gratis)-220 Yuan ($32)/orang x 2 orang:

$64

e. Makan (menu standar):

7-25 Yuan/orang X 10 kali x 2 orang  = 140-500 Yuan ($21- $75)

Total biaya adalah $ 1193 s.d. $ 1247 untuk 2 orang, artinya $ 597 s.d. $ 624/orang.

Catatan: belum termasuk souvenir dan pembuatan visa atau paspor.

Lihatlah, porsi terbesar biaya adalah untuk tiket pesawat ($500/org), sedangkan untuk diluar itu hanya butuh biaya sekitar $100 (sejuta rupiah) saja. Jadi tunggulah saat ada harga tiket promo…

About these ads

67 thoughts on “Tips Wisata ke Beijing untuk Rakyat Jelata

  1. buset! murah amat ya mas hostelnya! fasilitas kaya gitu harganya cuma segitu! coba di Indonesia, kayanya ga dapet deh!

    trus kalo soal tawar menawar emang bener tuh, harus ma lawan jenis, coz biasanya kalo nawar ma ibu2 jauh lebih mahal! tapi kalo aku nawarnya 1/2 harga donk! :)

    • Rido Panjaitan berkata:

      yak betul sekali ka… emg murah ..
      bener ya kalo nawar hrs lawan jenis. sebenarnya kalo nawar di Indonesia gak terlalu merhatiin, tapi waktu nawar di China berasa bgt. Soalnya kan kendala komunikasi, jadi kalo lawan jenis jadi berasa lebih cair. tapi kalo lo sih ka, soal tawar menawar emang jagonya. Sudah terkenal akan kekejaman menawarnya!! hehehe..

  2. Retroactive berkata:

    direct flight jakarta – beijing atau jika ada surabaya – beijing paling murah pakai apa bos? kisaran harga berapa?

    • Rido Panjaitan berkata:

      tergantung.. untuk pastinya bisa dicari langsung dari http://www.expedia.com
      di situ tinggal masukin tujuan dan tanggal keberangkatan, ntar situsnya langsung search sendiri dari seluruh maskapai. bisa di sort dari yang paling murah juga..

      kalo kisaran harga sekitar $500 an..

      silakan di cobaa..

      • Retroactive berkata:

        Siap..!! Trims Bos.. Sy rencana ke Beijing liburan Idul Fitri atau New Year, baru mulai persiapan lirak-lirik informasi nih Bos, ntar kalo ada pertanyaan2 lajutan jangan dianggap merepotkan ya Bos, hehehe..

        • Rido Panjaitan berkata:

          siip daaah… wah bagus ini persiapannya matang. kalau mau tau persiapan2 lebih lanjut bisa meluncur ke http://www.lonelyplanet.com , di situ tinggal search aja “beijing”. Naaah, di situ udah ada penjelasan beijing mulai dari sejarahnya, paling enak datangnya kapan, cara kesananya gimana aja, tips, sampai panduan praktis nya.
          Selamat berburu informasi..

  3. darma berkata:

    Waduh bagus sekali pengalamannya. Jadi pingin ke Beijing. Dulu pernah sih tapi via kantor, dan tidak sempat jalan-jalan maklum jadwalnya sangat ketat. Nah , sekarang jadi pingin sama keluarga
    Dulu dapat tiket $500 dengan pesawat apa ?
    Trims

    Darma

    • Rido Panjaitan berkata:

      wah iya tuh kalo sama kluarga lebih yahud kayaknya.. hehe.. kalo dulu saya terbangnya dari Seoul. Harganya cuma $ 130 doang utk PP. Hehehe.. tapi yang $500 itu adalah hasil ngecek 2 bulanan yang lalu untuk Jakarta-Beijing dari http://www.expedia.com pesawatnya kalo gak salah China Southern Airlines ato Air China.. udah lupa. hehe
      Silahkan di cek di situs itu mas, tinggal masukin tanggal berangkat dan pulang. Ntar situsnya search sendiri dari berbagai maskapai yang ada.

      • darma berkata:

        Terimaksih bang Rido atas infonya, khususnya tentang wisata ke Beijing. Sangat murah dan bagi saya kota dan objek wisatanya sangat menarik, walaupun waktu itu saya cuma 2 hari.
        Kalau gitu mulai sekarang yang penting berburu tiket dulu. Sepertinya mau akhir tahun aja ke sananya soalnya anak dan istri belum pernah lihat salju beneran (kalau ice world Ancol udah). Kalau ada pertanyaan lagi masih bolehkan bang…..
        salam hangat

        DM

        • Rido Panjaitan berkata:

          @darma: wah 2 hari lumayan juga. tapi iya sih, kalo 2 hari di beijing kayaknya masih banyak yang belum dieksplorasi. Siip dah mas.. mudah2an perburuan tiketnya membuahkan hasil memuaskan. hehe.. silahkan mas kalo ada pertanyaan lagi.. saya akan coba bantu..

  4. Usup Supriyadi berkata:

    amboy . jadi ngebet keluar negeri . saya baru bisa ngiler kalau baca buku-buku wisata hemat, misalnya 2 juta ke sini ke sana , wah . kapan kesampean ya . ckckc . apalagi sekarang mesti punya npwp ya ? biar nggak kena fiskal . walah ndak ngerti dah . mestinya memang jangan sendirian mesti ada yang nemenim and dia itu mengerti . mantap pengalamannya .

    • Rido Panjaitan berkata:

      kalo di niatin mudah2an ada jalan.. hehe.. kalo masalah NPWP emang bener sih.. tapi dapet informasi dari teman di keuangan:
      selama umur di bawah 21 tahun masih free fiskal.. Nah, kalo udah 21 tapi msh ditanggung ortu kalo bisa nunjukin kartu mahasiswa dan di paspor nya tertulis pekerjaannya student bukan karyawan maka bisa free fiskal juga…
      dan kalo lewat 21 tahun dan nggak bisa nunjukin kalo dia pelajar/blm bekerja,lebih baik bikin npwp keluarga/cabang dari npwp ortunya jadi bisa tetep free…
      lagian ngurus npwp skarang gak ribet kok.. berhubung depkeu udah reformasi birokrasi, jadi untuk ngurus2 hal standar kayak npwp gitu2 dipermudah.
      btw http://degoblog.wordpress.com/ mantafh isinya.. udah sesepuh juga ini.. hehe

    • Rido Panjaitan berkata:

      tengkyu.. btw, agan page one… selamat y gan..
      ajak maen ke seoul?! boleh2..
      “To, maen ke seoul doong.. ntar gw jemput di bandara Incheon deeh.. btw, PNS emg cuti ke luar negeri gampang?! kan harus izin menteri dulu yak.. ckckck.. kasian agan..”

    • Rido Panjaitan berkata:

      kalo seoul lumayan mahal…
      kalau masalah tiket PP harganya kisaran 7-8 jt.
      Biaya hidupnya lumayan mahal.
      Ini nih perbandingannya, untuk satu botol air mineral ukuran tanggung (0.5 L) harganya 7-10 ribu rupiah..
      Satu kali makan porsi sederhana untuk 1 orang harganya sekitar 30-50 rb rupiah.
      Itu untuk harga di standar loh . Kalo di daerah wisata ato hotel ya lebih mahal lagi.

  5. dwi anita berkata:

    Temen-temen,
    yang hobi jalan-jalan ke luar negeri bergabung yuk…..
    kalau barengan khan lebih siip.
    Siapa yang bersedia jadi leadernya he.he

    • ana berkata:

      hayukkk ajah

      kapan rencana ke beijing ? liat tulisannya rido jadi terinspirasi juga
      aku peginnya akhir thn ini ke beijing yukkkk pengin liat salju hahhaha

      serius nih

  6. shinta berkata:

    Kalau ada yg mau ke beijing barengan pas old and new boleh sharing. Kemarin ketemu tiket nih sby-kl-beijing pp cuma 3 juta. Sekarang lg mau cari teman yg mau explore beijing sekitar 7 harian. Siapa mau??

  7. usman berkata:

    Rido yth.
    do, pake pesawat apa tuh aku mau, tanks atas impormasinya
    kalau ada yang murah bangeet kasih tau lagi dong mungkin , mesir,turki,eropa timur. maa kasih.

  8. venty berkata:

    pak rido mau tanya apa harga yg d expedia.com sudah termasuk semua? fiskal gmn? rencana saya mau berangkat taun dpn tgl 28 mrt sampai 1 apr, jkt-beijing, oia bandara d beijing nya saya pilih PEK, bnr tdk? kl sudah byr nanti tiketnya saya ambil dmn y? maaf saya msh katro, jg ga ngerti sama sekali ttg e-tiket

    • Rido Panjaitan berkata:

      iya mbak.. yg di expedia udah harga net. Mengenai fiskal kalo saya kebetulan pakenya paspor biru, jadi kalo ke China pake paspor biru itu gak perlu bayar fiskal. Tapi kalo paspor ijo (biasa) emg harus diurus dulu deh/tapi kl gak salah ada “visa on arrival” juga deh, jadi bs urus di tempat.
      iya bandara di beijingnya yang PEK itu mbak.
      kalo sudah bayar, tiket nanti dikirim via email. Nah, e-ticket yang dikirim melalui email itu tinggal di print trus ditunjukin waktu check-in.
      Begitu kira-kira mbak.. smga mbantu..
      selamat travelling..

  9. ida haryuni berkata:

    Mas Rido….kalau aku baca2 pernah ada penawaran sekitar S 500 belum termasuk tiket international dan Visa….tetapi setelah kita cek cuaca disana 5 derajat…kita2 dingin banget ga yaa…takut disana ga bisa kenama-mana dech….kira2 cuaca minimum berapa ya biar aman buat jalan2. TQ

  10. ida haryuni berkata:

    Mas Ridho…..aku mau donk gabung dengan mbak sinta….lagi cari temen nich….
    Tolong emailnya donk…maaf ya mas…jadi moderatornya

  11. ida haryuni berkata:

    Mas rido…..aku dah baca tips ke beijing ya….tanya lagi nich…tour guidenya kalau pesan lewat Hostel apa bisa? dan jika mesti dari luar hotel kapan kita pesannya? Ada ga ya …tour guidenya yg bahasa melayu? MInta referensi juga dech mas? Maaf mas…banyak tanya nich

    • Rido Panjaitan berkata:

      bisa mbak pesan tour guidenya lewat hostel.. karena mereka punya agennya di hostel itu.. pesennya juga bisa pas mbak sudah sampe hostel sana ato dari indonesia melalui email si pemilik hostel. gak masalah.. terserah mbak pilih yang mana. email si pemilik mbak dapat waktu mbak pesan kamar melalui situs hostelworld itu.

    • Rido Panjaitan berkata:

      naek taksi bisa, di jemput jg bisa.. saya lupa biaya taksinya brapa.. tapi nanti mbak bisa email2an dengan hostelnya mbak ttg mekanisme penjemputannya bagaimana…

  12. rafly berkata:

    mas makasih infonya. ada yang klewat mo tanya kalau makan and minum di sana mahalga mas, trus biaya tranportasinya selama di sana kira kira abis berapa sehari ya…. soalnya saya ada rencana bulan ini mau ke beijing mas. makasih informasinya

    • Rido Panjaitan berkata:

      Kalo makanan lebih kurang samalah dengan makanan di tempat wisata di Indonesia. Kalo mau, mgkn lebih baik liat2 daftar harganya dulu seblm memutuskan makan di restorannya. trus kalo transportasi bis disana cukup murah kok kalo taksi juga standard2 aja (jumlah pastinya lupa). gitu kira2 mas… selamat travelling…

  13. firman berkata:

    mas rido, salam kenal…
    mas, saya pns juga…mau ikut pelatihan di beijing april 2011 ini…saya menggunakan paspor dinas (biru). bagaimana prosedur untuk imigrasi untuk urusan keberangkatan ke beijing? apakah ada sesuatu persyaratan yg harus dipenuhi di imigrasi, baik di indonesia maupun di china sendiri? maksud saya, apakah kita langsung berangkat saja tanpa mengurus surat apapun atau keterangan apapun di indonesia dan nanti di airport beijing kita cukup menujukkan paspor?
    bisa digambarkan sedikit mengenai transportasi umum di sana kalau ingin bepergian dalam dan luar kota mas?
    bisa tau email mas rido?

    terima kasih banyak mas.

    • Rido Panjaitan berkata:

      kalo pakae paspor dinas/biru, tinggal langsung ke bandara aja mas.. gak perlu surat2 lagi. langsung check in.. petugas bandaranya udah tau kok. nyampe di china nanti mereka jg langsung tau kalo kita tunjukin paspor biru gak perlu visa.
      kalo berpergian dalam kota beijing mereka udah punya trasnportasi bis dan subway yang bagus kok mas.. bis hanya berhenti di halte yang disediakan. Tapi kalo luar kota saya kurang tau juga tuh mas.. Oh iya, jangan lupa selalu tuliskan nama2 tempat yang mau dituju dalam aksara China. bisa di print dari internet ato minta petugas hotel menuliskan di selembar kertas. Jadi ntar kemana2 gampang.. semepet2nya tinggal tunjukin ke sopir taksi untuk dianterin kesitu. Soalnya kbanyakan orang gak bisa baca aksara latin. Bgitu kira2 mas.. Smoga tripnya bakal menyenangkan…

      • firman berkata:

        wah terima kasih banyak mas rido…jawabannya buat saya tenang nih…
        semoga sukses ya…sukses juga blognya yang bermanfaat ini, untuk informasi dan juga hiburan….salam..

        • Ros berkata:

          Mas Rido,

          Thanks banget buat infonya… saya rencana mo pergi Agustus or Oct ini kesana… tapi budget ngepas… mau tanya, kalo saya ada plan ke shanghai gitu.. mana yang lebih murah: naik kereta api atau naik local flight ke shanghai Mas ?

          Thanks banget buat jawabannya..

          • Rido Panjaitan berkata:

            saya sendiri belum ke shanghai, krn saya kurang tertarik sama wisata “modernisasi”, hehe.. (lebih suka kota2 tua). Jadi gak tau mbak paling enak naik apa ke sana.. Tapi waktu disana sempet ngobrol2 sama bule2 yang di beijing. Mereka milih naek kereta, karena dapat keuntungan bisa liat2 kiri kanan selama perjalanan. Tapi kalo mbak punya waktu yang sempit, sepertinya local flight bisa dipertimbangkan.
            Mungkin yang laen ada yang mau sumbang saran?? dipersilakan.. :)

  14. prakosonic berkata:

    Bang Rido,

    Saya punya paspor dinas, memang katanya tidak perlu visa ke china jika kurang dari 30 hari. tetapi saya ragu karena data yang saya terima dari MoU yang ada thn 2005 maksimal hanya 14 hari saja.

    Nah, agak lega juga baca postingan bang Rido nih, bolehkah saya dapat sumber resminya mengenai masalah ini, supaya bisa saya pakai untuk pegangan nanti berangkat kesana?

    Terima kasih bang Rido, Mohon informasinya ya.

    Tks.
    Prakosonic

  15. wie berkata:

    hi mas ridho..

    numpang tanya, itu hostelnya deket ga dgn station subway? saya bentar lagi nih berangkat tgl 5 juli, tapi blm bisa memutuskan nginap didaerah dekat forbidden city atau xidan.. soalnya ada temen yg menyarankan mencari penginapan di xida, tapi pas saya cek, ko mahal2 ya.. hehe.. thank ya mas.. :)

    • Rido Panjaitan berkata:

      kalo jalan kira2 100-200 m dari subway.. gak terlalu jauh kok.. apalagi enaknya hostelnya itu murah, ada kabel LAN buat internetan (gratis), deket sama forbidden city, deket sama wangfojing (tempat shopping)..

  16. Achmad A. Riza berkata:

    Mas Rido, saya mau berangkat tgl 24 Juni ini, kalo mau ke tembok cina gimana caranya pake bus? taxi? ada gak travel yg ngerti bahasa indonesia bisa sewa harian mini bus buat keliling beijing. Ada kontak telp disana mas? Terima kasih mas

  17. salam kenal , saya ingin menanyakan dari shanghai ke beijing , untuk biaya paling murah naik apa? kalau naik kereta berapa lama sampainya (kira2), dan berapa dollar?kl naik pesawat pesawat lokal apa yg murah? Sebelumnya Terima kasih atas jawaban yg akan di berikan .

  18. Salam kenal Mas Rido. Asli saya sampe tertawa2 sendirian baca tulisannya mas Rido. Mau tanya, utk tur lokal harian nya itu cari dimana yah. Apakah disediakan di hostel tsb ? Sy akan berangkat december ini yg notabene musim dingin banget tuh tp excited aja deh hehehe.. Tq b4 yah Bozz…. GBU

  19. NengMira berkata:

    Salam kenal mas, saya mau nekat nih backpacker sendirian keliling china di mulai dari jkt -hkg-shenzhen-shanghai-beijing-guangzhou….12hari dapet tiket jkt-hkg guangzhou-jakarta total rp 2.300.000
    Pertanyaan saya apa bs travel sendirian dgn rute spt itu.
    Bahayakah untuk perempuan umur 38 th, tur sendirian?
    Oh iy suami saya pd saat itu sedang training d shanghai.
    Terima kasih atas pencerahannya mas.

  20. SISKA berkata:

    Hi Mas, salam kenal…
    Saya Siska.. berencana ke Beijing, InshaAllah tgl. 23-26 March 12.. short trip as usual hahahahha..
    Melalui Tianjin, maklum dapet tiket promo abiz.. dari Tianjin mu naik kereta cepet ke Beijing..
    Saya juga solo traveler.. kira2 bahaya gak yach disana kalo sendirian.. cw, mana imut, kadang suka cengo-cengo.. mohon advise..
    Mas, masih punya info2 website hotelnya kah? kayanya asik hotelnya? terus tournya?

    terima kasih.

    Salam,
    Siska

  21. Kurniawan Mrs berkata:

    Mas , sy browse, Forbidden City Hotel itu sama dengan Days Inn FC Hotel, kan ?? Sekarang harga nya juga sudah mahal, tuh ? Walopun kapasitas 2 org, Itungannya perorang, bukan per kamar lho. Lewat Agoda yg itungannya per kamar, tp harga tdk murah lagi, jeeeeeee , hehe.
    Trims .

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s