Budaya dan Sudut Pandang: Bedanya Orang Timur & Barat (2)

Di tulisan sebelumnya aku sudah mengajakmu ikut kuis sederhana tentang bedanya orang Barat & Timur. Dari situ ketauan 3 hal:

1. Dalam menggolongkan sesuatu:

Orang timur: melihat Hubungan antara objek

Orang barat: melihat kategori mendasar dari objek

2. Dalam melihat sesuatu:

Orang timur: Melihat secara Komprehensif

Orang barat: Melihat kesamaan Parsial/detail

3. Dalam menilai sesuatu:

Orang timur: Melihat dari Substansi-nya

Orang barat : Melihat dari  objek akhirnya

Nah, selain 3 hal di atas, ada lagi perbedaan timur dan barat, yaitu:

4. Dalam menjelaskan fenomena tertentu dan memprediksi:

Orang Barat: Lebih melihat karakter dari objek tertentu.

Orang Timur : Lebih melihat hubungan antara karakter objek dikaitkan dengan lingkungannya.

Contoh:

Jika orang barat diminta menjelaskan suatu kejadian pembunuhan atau memprediksi suatu hasil olahraga, maka mereka cenderung mengaitkannya dengan karakter, kemampuan, dan sifat internal dari si individu. Jadi seseorang membunuh karena ia memiliki sifat pendendam, dll. Tim “X” bakal menang dalam pertandingan karena kemampuan Tim X lebih mumpuni dari tim lainnya.

Sedangkan Orang  Timur lebih mengaitkan dengan konteksnya yang berkaitan dengan faktor eksternal di luar si individu, misalnya faktor sejarah. Jadi ia membunuh karena mungkin situasi saat itu membuat ia jadi membunuh, atau dari kecil ia sudah diperkenalkan dengan kekerasan. Tim “X” bakal menang karena dilihat dari pengalaman masa lampau mereka cenderung menang jika bertanding di kandang sendiri.

5. Dalam Membedakan Objek dengan Lingkungan Sekelilingnya

Orang Timur: Kesusahan membedakan antara objek tertentu dengan lingkungannya sekelilingnya. Ini berkaitan dengan sifat orang timur yang melihat sesuatu secara komprehensif, akibatnya orang asia kesulitan membedakan antara objek utama dengan lingkungan sekelilingnya.

Orang Barat: Lebih gampang membedakan antara objek dengan lingkungannya. Karena mereka melihat sesuatu secara parsial (detail).

6. Dalam mendidik

Orang Timur: Kalo Orang tua mendidik anaknya atau guru mendidik muridnya, isinya lebih banyak kata kerja. contoh: “Ani, duduk!”, “Budi, tidur siang!!”, “Jangan nangis!!”, “Ayo dicatat!”

Orang Barat: isinya lebih banyak norma-norma. contoh: “Jasmine, ini apa?”, “Itu kamu lagi ngapain?”, “Menurut kamu gimana?”

Lihatlah video ini, tentang bagaimana perbedaan ibu di timur dan barat ketika menemani anaknya bermain.

7. Dalam kemandirian

Orang Timur: lebih tergantung ke orang lain.

Orang Barat: lebih mandiri. Sejak dari kecil orang barat dididik untuk mandiri mulai dari tidur sendiri dan melakukan segala sesuatu sendiri.

Nah, pengaruhnya  perbedaan sudut pandang itu apa?

Sebenarnya ada banyak yang bisa ditarik dari perbedaan-perbedaan itu. Tapi 5 sajalah dulu ya:

1. Orang Asia dalam bertindak itu sepertinya (lebih/terlalu) berhati-hati. (Terlalu) banyak yang harus dipertimbangkan. (Terlalu) memikirkan dampak-dampaknya. Misalnya: Danu cinta Siti. Ia ingin menikah. Tapi tak segampang itu, Siti harus melihat dulu latar belakang keluarga si Danu. Dari keluarga baik2 gak?! taat beragama kah?! punya sejarah kawin cerai di keluarganya mungkin? dll. Belum lagi orang tua dari kedua belah pihak harus dilibatkan dalam menilai si calon menantu. Lalu orang tuanya melihat bibit, bebet, bobot.  Di tambah lagi hubugan Danu dan Siti itu harus dikaitkan dengan aturan-aturan adat dan norma-norma yang harus dipatuhi. Daftarnya panjang. Cinta saja tak cukup.

Mungkin inilah dampak orang asia yang melihat sesuatu secara” keseluruhan”. Namun sebaliknya “melihat secara keseluruhan” ini juga yang membuat orang asia tak gampang “salah menilai” tentang orang lain.

2. Sepertinya orang asia lebih menilai orang lain dari kualitasnya. contoh: orang pinter itu lebih dianggap keren di asia tapi dianggap aneh, membosankan di barat. Orang ganteng/cantik itu lebih dikagumi di barat dibandingkan di Asia (seorang gadis blonde itu tetap jadi idola dan dikagum-kagumi meskipun tak terlalu pintar. Hmm.. Paris hilton bisa jadi contoh gak ya..). Sedangkan di Asia kegantengan/kecantikan itu setidaknya masih harus diimbangi dengan kualitasnya (kira-kira banyakan idolanya Cinta Laura atau Sherina ya?).

3. Orang asia cenderung lebih loyal (gampang diarahkan/di-perintah2) dan kurang mampu mengekspresikan perasaannya. Hmm.. mungkin itu juga sebabnya LSM dan demonstrasi itu lebih menjadi budaya barat daripada Timur. Mungkin inilah efek dari dari kecil udah “disuruh2” atau “diperintah”. Akibatnya, orang asia lebih banyak bermental “baik, pak.. laksanakan!” dan kurang bebas berekspresi. Kalau di sekolah lebih banyak mencatat daripada berpendapat. Sedangkan orang Barat dari kecil sudah diberi kebebasan untuk menentukan sendiri maunya apa, pendapatnya bagaimana, alasannya apa. Tapi efek dari loyalitas itu, orang asia sepertinya lebih tahan banting dalam bekerja tanpa perlu banyak bertanya “kenapa aku harus melakukan ini?”.

4. Orang asia sulit hidup sendiri. Buat orang asia, keluarga, tetangga, teman itu tak terpisahkan dari kehidupannya. Segala tindakan yang diambil sebisa mungkin menyenangkan semua pihak. Buat orang barat, hidup mandiri di suatu tempat tak jadi masalah.

5. Orang asia lebih cenderung minta dilayani daripada orang barat. Dampak lain dari ketergantungan/kemandirian ya begini. Jika orang asia punya duit walaupun pas-pasan sebisa mungkin ia memiliki orang lain untuk melayaninya. Misalnya di asia adalah lazim punya pembantu rumah tangga penuh waktu dalam urusan menyuci, memasak, menjaga anak, dan hampir semua urusan lainnya walaupun itu keluarga kecil dan berpenghasilan menengah. Sedangkan orang barat cenderung melakukan sendiri. Jika kondisi terdesak baru mereka menggunakan pembantu, itu pun untuk urusan tertentu saja (babysitter atau menata taman sebulan sekali), kecuali kalau mereka adalah keluarga yang sangatlah makmur.

Kesimpulan

Jadi begitu.. memang benar orang Timur dan Barat itu berbeda dari sisi budaya dan sudut pandangnya. Tapi di akhir kelas, professorku pun mengambar sebuah lingkaran.



Jadi menurut si professor, faktor budaya dan sudut pandang itu tak berpengaruh banyak terhadap pribadi seseorang. Ada banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti perbedaan jenis kelamin, perbedaan generasi, dan justru porsi terbesar adalah kepribadian individu itu sendiri. dan kepribadian individu itu dapat dibagi lagi dalam faktor: inteligensi, kepribadian (9 tipe enneagram atau 4 tipe kepribadian), kematangan emosi, dll.

Pesan moralnya mungkin begini, penelitian ilmiah ini hanya ingin menjelaskan mengapa orang timur dan barat berbeda dalam menanggapi situasi yang sama. Tapi tak serta merta pula lalu kita mengecap sesorang itu berdasarkan budaya seseorang karena ternyata yang paling berpengaruh itu adalah kepribadian tiap individu itu sendiri. Jadi tak usahlah takut berteman dengan siapa saja, dari suku mana saja dan bangsa mana saja.

Mungkin begitulah maksudnya..

18 thoughts on “Budaya dan Sudut Pandang: Bedanya Orang Timur & Barat (2)

  1. Rido Panjaitan berkata:

    set dah ka.. komen gt doaaang… hehe..
    lo udah baca artikel sblmnya blm?! eh, liat tuh videonya beda didik anak di barat vs. timur cocok buat emak2 mcm lo.. hehe..

    • udaaaaaaaaaaaaaaaaaah…. tapi secara otakku ga mau diajak kerja terlalu keras jadinya cuma baca sekilas doank hehehe…

      udah ngedonlod tapi blom sempet nonton, dah dari minggu kemaren sih!
      tapi secara gitu ya, dah punya suami jadi punya pidio yang lebih menariklah untuk ditonton! :p

    • Rido Panjaitan berkata:

      eh pak wawan, sy belajar kehidupan pak.. hahaha.. majalah bppk ya pak, tapi sy lbh seneng kalo nama sy masuk sk mutasi eselon II pak.. hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s